Setelah Videonya Viral, Bos Taksi Asal Malaysia Minta Maaf



Indonesia sempat dikejutkan dengan viralnya sebuah video Datuk Shamsubahrin Ismail seorang bos Big Blue Taxi. Dalam video tersebut memperlihatkan Shamsubahrin yang menentang kehadiran transportasi online Gojek di Malaysia.

Karena dirinya menyebutkan bahwa Gojek hanya dipakai untuk negara-negara miskin, termasuk Indonesia. Warganet Indonesia langsung saja mengecam atas video ponolakan dirinya itu.

Telah tersadar, bahwa ucapan yang keluar dari mulutnya tersebut menuai kontrovesi, dirinya akhirnya meminta maaf pada hari Rabu (28/9). Diakui oleh Shamsubahrin dalam konferensi pers, media sosial serta aplikasi perpesanan WhatsApp milik dirinya dibanjiri kemarahan dan kecaman dari warga Indonesia.

Ia berdalih pernyataan kontroversialnya dibuat berdasarkan yang ia baca dari pemberitaan media tentang kondisi perekonomian Indonesia.

"Indonesia ada di hati saya, rakyat Indonesia ada di hati saya. Saya mendapat banyak pesan teks di ponsel saya dari orang Indonesia, begitu juga dari mitra pengemudi Gojek. Saya juga bergabung dalam grup WhatsApp pengemudi Gojek Indonesia dan grup WhatsApp pengemudi Grab Indonesia. Pernyataan saya yang menyebutkan orang Indonesia miskin itu berdasarkan laporan dari Indonesia. Saya minta maaf atas kesalahan dalam ucapan saya yang menyebut orang Indonesia miskin," ucapnya.

Permintaan maaf ini dilakukan setelah Shamsubahrin mendapat kecaman yang begitu luas, termasuk dari para mitra Gojek.

Ketua Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono, menuturkan bahwa pernyataan Shamsubahrin telah merendahkan profesi mereka. Ia juga menuntut permintaan maaf dan klarifikasi darinya. Jika belum ada permintaan maaf hingga 29 Agustus, para mitra pengemudi Gojek akan melakukan demonstrasi besar-besaran pada Selasa (3/9) mendatang.


"Kami perkirakan sekitar 10 ribu mitra pengemudi Gojek dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Sumatera akan berkumpul di Jakarta untuk mengepung Kedutaan Malaysia. Mereka sudah mengonfirmasi kesediaan mereka," ungkapnya.


Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

MA Menyatakan Mukhamad Misbakhun Bebas Murni Dari Semua Kasus

KPK Belum Menetapkan Tersangka

Dalam Urusan Percintaan Didi Riyadi Mengaku Sangat Pemilih